Adab Dan Do'a safar (Perjalanan) Secara Sunnah

Advertisement
Safar atau juga disebut Perjalanan, dan semua orang pasti sering melakukannya, baik itu untuk urusan Bisnis, berkunjung, Berdagang, dan lain sebagainya. Hanya saja banyak sekali orang melakukan perjalanan tidak ternilai ibadah, dikarenakan perjalanan yang tidak memakai adab-adab dan tidak mengikuti Sunnah. disini kami belajar untuk saling mengingatkan, dan saling berbagi, bagaimana safar atau perjalanan sesuai yang dicontohkan Baginda Rosululloh SAW.. 
1. Melakukan Sholat nafil 4 rakaat sebelum memulai suatu perjalanan. (Mazma’uz Zawaa’id)
2. Nabi SAW. Menyukai safar (perjalanan) pada hari kamis (HR. Bukhari)
3. Adalah lebih baik memulai safar pada pagi hari. Nabi SAW. Biasa berdo’a sebelum memulai safar. (HR. Tirmidzi)
4. Adalah haram memulai suatu perjalanan setelah adzan jum’at dan sebelum sholat jum’at. (HR. Tirmidzi)
5. Nabi SAW. Menghindari dari bepergian sendiri. Beliau menyukai bepergian dengan rombongan yang terdiri dari 3 orang. Tetapi Beliau menyatakan jika bepergian dengan rombongan yang terdiri dari 4 orang, maka hal itu lebih baik (HR. Abu Dawud)
6. Nabi SAW. Bersabda, “Apabila bepergian dengan rombongan yang terdiri dari 3 orang, maka salah seorang diantaranya ditunjuk sebagai Amir (pimpinan rombongan).” (HR. Abu Dawud)
7. Amir rombongan adalah yang melayani rombongan (HR. Baihaqi)
8. Sebelum memulai safar (perjalanan) maka sebaiknya kita menemui sahabat-sahabat dan sanak family serta mendo’akan mereka dengan Do’a seperti dibawah ini :

اَسْتَوْدِعُاللهَ دِيْنَكَ وَاَمَا نَتَكَ وَخَوَاتِمِ عَمَللِكَ
 “Aku titipkan kepada Alloh Agamamu, Amanahmu, dan kesudahanmu”.

 Juga Do’a berikut ini :

 اَسْتَوْدِعُكُمُ اللهَ اَّلذِيْ لَا تُضِيْعُ وَدَاءِعُهُ
 “Aku titipkan Kamu kepada Alloh yang tidak akan tersia-sia semua yang dititpkan kepada-Nya”.

9. Ketika meninggalkan rumah pada waktu memulai safar (perjalanan) sebaiknya membaca Do’a sebagai berikut :

بِسْمِ اللهِ تَوَكَلْتُ عَلَى اللهِ وَلَاحَوْلَ وَلَاقُوَّةَ اِلّاَبِااللهِ
 “Dengan Nama Alloh, Aku berserah diri pada Alloh, tidak ada daya dan upaya kecuali dengan (pertolongan) Alloh”. (Misykat)

 Juga membaca Do’a berikut ini :
اَلّلَهُمَ اَنْتَ رَفِيْقِىْ فِىْ سَفَرِ وَخَلِيْفَتِىْ فِى اَهْلِى وَمَالِى
“Yaa Alloh, Engkau kawan dalam perjalananku, dan wakilku (penggantiku) dalam menjaga keluargaku dan hartaku”. 

10. Ketika menaiki kendaraan, hendaknya membaca Bismillah “Dengan menyebut Nama Alloh”.
11. Ketika akan duduk hendaknya membaca Alhamdulillah .“segala puji bagi Alloh”.

0 Responses to “Adab Dan Do'a safar (Perjalanan) Secara Sunnah”

Posting Komentar